Tari Poco-Poco Meriahkan Promosi Wisata Indonesia KBRI Pyongyang di Korea Utara

Tari Poco-Poco Meriahkan Promosi Wisata Indonesia KBRI Pyongyang di Korea Utara

Tari Poco-Poco Meriahkan Promosi Wisata Indonesia KBRI Pyongyang di Korea Utara

KBRI Pyongyang mempromosikan wisata Indonesia di Korea Utara (Korut) bersama perwakilan negara sahabat. Acara dimeriahkan bersama medley tari tradisional dan tari poco-poco interaktif.

Duta Besar Indonesia untuk Korut, Berlian Napitupulu menyebut acara ini sebagai sinyal kebersamaan dan kerja sama.

Kebersamaan, kerja serupa dan persahabatan teman-teman seluruh telah menjadi semangat dan semangat bagi kami sehingga kami sanggup jalankan tugas dan misi kami pada tahun 2020 bersama baik,” ujar Dubes Berlian layaknya dilansir web site Kemlu.go.id, Senin (11/1/2021).

Dubes Berlian turut mempromosikan destinasi populer layaknya Danau Toba, Pulau Samosir, Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Nias.

Dubes Berlian termasuk mengatakan potensi ekonomi dan daya tarik budaya dan juga wisata Indonesia layaknya Rumah Woloan berasal dari Sulawesi. Rumah kayu Woloan yang dibikin bersama proses Complete Knock Down (CKD) yang memiliki potensi ekspor yang menarik.

Beberapa perwakilan negara yang hadir berasal berasal dari Kedutaan Besar Romania, Laos, Vietnam, Iran, Pakistan, dan Rusia. Turut hadir termasuk Country Coordinator World Food Program dan The United Nations Population Fund.

Menhub Budi Karya dan Menparekraf Sandiaga Uno Kolaborasi Percepatan Sektor Pariwisata

Mengakselerasi percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Uno berkolaborasi bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Pertemuan keduanya dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat pada Senin 4 Januari 2021,

Dalam peluang tersebut, Sandiaga Uno berterima kasih telah disambut bersama hangat oleh Budi Karya Sumadi. Dirinya mengemukakan singkat pertemuan keduanya mengenai persisapan akses transportasi objek wisata seluruh Nusantara, khususnya lima destinasi super prioritas (DSP).

“Terima kasih Pak Menhub telah beri tambahan satu kala yang terlampau punya nilai untuk kami berkordinasi, tadi kami mengkaji arahan Bapak Presiden mengenai persiapan lima destinasi super prioritas dan luar biasa pemberian berasal dari Kementerian Perhubungan,” mengerti Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis.

“Tadi kami berbicara secara detail, Danau Toba dan Borobudur, namun lebih luas lagi, bagaimana Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata-Ekonomi Kreatif ini sanggup menghidupkan ekonomi rakyat, dikarenakan lebih berasal dari 32 juta masyarakat yang bergantung di sektor Parekraf,” tambahnya.

Budi Karya Sumadi mengutarakan kehadiran Sandi mewakili Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terlampau tepat. Sebab, pihaknya memerlukan masukan berkaitan pembangunan infrastruktur di setiap objek pariwisata nasional.

“Saya pikir kehadiran Pak Menteri Pariwisata, Pak Sandi terlampau tepat, dikarenakan kami perlu link (jejaring) yang kuat bersama Pak Menteri Pariwisata sehingga apa yang kami bangun itu sebetulnya sesuai bersama pemanfaatannya, outcome-nya jelas,” ungkap Budi Karya.

“Jadi menerima kasih atas kedatangannya, saya yakin kami sanggup mengkolaborasikan anatra apa yang kami bangun dan apa yang dioperasikan oleh Kementerian Pariwisata. Contohnya kami membangun 13 pelabuhan di Danau Toba, itu bakal indah sekali Danau Toba. (Pembangunan) telah hampir selesai,” tambahnya.

Pernyataan Budi Karya dibuktikan Sandi lewat kunjungannya ke Danau Toba, Sumatera Utara pada sebagian kala lalu. Dirinya mengaku sempat datang ke Pelabuhan Fery Ajibata yang telah dioperasikan Kementerian Perhubungan.

Terbangunnya infrastruktur berikut katanya banyak beri tambahan pelayanan kepada masyarakat.

Namun ditegaskan Sandiaga, perihal terpenting berasal dari total pembangunan berikut adalah pengelolaan ke depannya, sehingga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat. “Dan ini yang terus kami kordinasikan,” imbuh Sandiaga.

Travel Bubble

Bersamaan bersama percepatan pembangunan dan pembukaan akses pariwisata, Sandiaga Uno mengutarakan pihaknya bersama sejumlah Kementerian dalam Kabinet Indonesia maju telah menyusun travel bubble.

Travel bubble diketahui merupakan kesepakatan sejumlah negara untuk mengawali ulang perjalanan lintas negara di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Tahap awal, travel bubble bakal diterapkan di Bali. Alasannya dikarenakan Bali yang paling terdampak. Tercatat perekonomian Bali minus 12 prosen pada kuartal ketiga tahun 2020. Hal berikut dipicu dikarenakan lebih berasal dari 80 prosen masyarakat Bali bergantung kepada pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain itu, Bali menurutnya paling unggul dalam infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dibanding area lainnya.

“Soal Travel Bubble ini termasuk kami bicarakan tadi, kebetulan Pak Menhub, ini tetap dalam bagian diskusi, menjadi bakal kami fokuskan di Bali,” ungkap Sandi kepada Budi Karya.

“Jadi tadi idenya telah merasa didiskusikan, namun saya bakal kordinasi ulang bersama Pak Menteri Kesehatan, Ibu Menlu dan jajaran berkaitan lainnya, dikarenakan kami nggak berkenan menjanjikan suatu hal yang mungkin terlampau berpotensi bergantung pada suasana covid-19 sekarang,” jelasnya.

“Jadi kami dahulukan dulu kesehatannya, sehabis berbicara bersama Pak Menteri Kesehatan kami atur ulang bersama Bapak, kami rancang bersama baik,” jadi Sandiaga Uno.

Hanya saja, lanjutnya, perihal terpenting dalam pemulihan pariwisata diungkapkan Sandi adalah persiapan pada aspek kesehatan.

Antara lain penerapan protokol kesegaran yang ketat lewat K4, yakni Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, plus Environment Sustainability).

Selanjutnya penyediaan vaksinasi covid-19 maupun tes PCR guna menanggung keamanan dan kenayaman wisatawan yang hendak singgah ke Bali.

“Kita menginginkan tersedia fokus utama untuk akselerasi, bahwa masyarakat Bali sanggup kepastian berasal dari aspek vaksinasinya maupun termasuk berasal dari PCR, dikarenakan denger termasuk berasal dari temen-temen, masyaraklat yang ke Bali itu bersama relanya tes PCR,” jelasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *