Pemkab Ngawi Tutup Tempat Wisata hingga 3 Januari 2021

Pemkab Ngawi Tutup Tempat Wisata hingga 3 Januari 2021

Pemkab Ngawi Tutup Tempat Wisata hingga 3 Januari 2021

Pemerintah Kabupaten Ngawi menutup seluruh area wisata selama libur Tahun Baru 2021 menjadi 31 Desember 2020-3 Januari 2021. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Ngawi.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi Rudi Sulisdiana menuturkan, penutupan area wisata tersebut sesuai bersama Surat Edaran (SE) Bupati Ngawi Nomor 556/6698./404.115/2020 tentang Antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada masa libur/cuti bersama tahun baru 2021.

“Penutupan area wisata di Ngawi berlangsung menjadi 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021,” tutur Rudi di Ngawi, Jumat, (1/1/2021).

Dia mengatakan, tak sekedar area wisata, pemkab bersama Forkopimda Ngawi juga menutup pusat keramaian, layaknya alun–alun dan juga kawasan kuliner di jalan Yos Sudarso. Penutupan menjadi 31 Desember-2 Januari 2021.

“Tidak cuma area wisata, kawasan alun-alun area para pedagang berjualan kuliner, untuk saat juga harus steril. Para pedagang dilarang berjualan menjadi pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB,” ujar dia, dilansir berasal dari Antara.

Pemkab Ngawi juga melarang acara perayaan perubahan malam tahun baru. Sejumlah petugas kombinasi disiagakan selama libur tahun baru berlangsung kegunaan mengawasi kalau tersedia pelanggaran.

“Apabila nantinya tersedia yang melanggar untuk area wisata yang tetap nekat membuka maka bakal kita tindak tegas dan diberikan sanksi,” ia menambahkan.

Perkembangan COVID-19 di Ngawi

Sesuai data, sejumlah area wisata yang ditutup saat itu di antaranya area wisata Srambang Park, Kebun Teh Jamus, Pemandian Tawun, Benteng Pendem Ngawi, dan Museum Trinil.

“Langkah-langkah tersebut dijalankan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Ngawi yang tetap tinggi,” ujar dia.

Data Satgas COVID-19 Ngawi mencatat, hingga Jumat 1 Januari 2021, kuantitas kasus COVID-19 di wilayah setempat menggapai 596 orang.

Dari kuantitas tersebut sebanyak 477 orang dinyatakan sembuh, dirawat 84 orang, dan meninggal 35 orang. Jumlah pasien 596 orang tersebut jadi tambah sebanyak enam kasus baru berasal dari sehari di awalnya yang menggapai 590 kasus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *